Pembabat Rumput Temukan Bocah Laki-laki di Ulee Lheue, Sang Anak tidak Mau Ditinggalkan

Pembabat Rumput Temukan Bocah Laki-laki di Ulee Lheue, Sang Anak tidak Mau Ditinggalkan Awalnya, Alamsyah itu tidak begitu memperdulikan, karena mengira bocah laki-laki sedang bersama orang tuanya Sabtu, 12 Mei 2018 21:07 IST Pembabat rumput, Alamsyah Kasyim (45) menemukan seorang anak laki-laki menangis di dekat taman Ulee Lheue, sekitar tanggul kawasan belakang Kantor Dinas Pariwisata…

by:

News

Pembabat Rumput Temukan Bocah Laki-laki di Ulee Lheue, Sang Anak tidak Mau Ditinggalkan Awalnya, Alamsyah itu tidak begitu memperdulikan, karena mengira bocah laki-laki sedang bersama orang tuanya Sabtu, 12 Mei 2018 21:07 IST Pembabat rumput, Alamsyah Kasyim (45) menemukan seorang anak laki-laki menangis di dekat taman Ulee Lheue, sekitar tanggul kawasan belakang Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Banda Aceh, Sabtu (12/5/2018)
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Seorang anak laki-laki menangis di dekat taman Ulee Lheue, sekitar tanggul kawasan belakang Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Banda Aceh, Sabtu (12/5/2018).
Keberadaan anak tersebut ditemukan pembabat rumput (yang ada di dalam foto) yang diketahui bernama Alamsyah Kasyim (45), warga Gampong Lamgeu Ue, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.
Kapolsek Ulee Lheue, AKP Elfutri, menjelaskan anak itu ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB oleh Alamsyah Kasyim yang sedang membabat rumput di sekitar lokasi.

Baca: Bukti Dugaan Penjualan Anak Ditemukan di Hp Tersangka
Awalnya, Alamsyah itu tidak begitu memperdulikan, karena mengira bocah laki-laki sedang bersama orang tuanya.
Namun, firasatnya berkata lain, saat melihat anak berumur sekitar 3 tahun, mengenakan baju biru dan celana motif loreng-loreng serta berkalung putih it uterus menangis, akhirnya Almasyah mendekati.

Ternyata, bocah malang itu terpisah dari orang tuanya.

Karena kasihan, akhirnya pembabat rumput itu mengajak bersamanya sambil berusaha mencari orang tua si anak di sekitar Ulee Lheue. Baca: Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Meningkat di Aceh, Ini Rincian Tiap Daerah
Tapi, usaha itu tak membuahkan hasil.
“Kurang lebih dua jam Pak Alamsyah, membawa anak laki-laki ini untuk mencari-cari orang tuanya di sekitar Ulee Lheue. Tapi, tidak ditemukan, akhirnya pak Alamsyah membawa anak ini ke Polsek Ulee Lheue,” ujar Elfutri.

Kemungkinan telah merasa dekat dengan Alamsyah, orang yang menemukannya, sehingga bocah laki-laki enggan ditinggalkan, sehingga Alamsyah, memutuskan membawa serta pulang bocah laki-laki itu ke rumahnya di kawasan Peukan Bada.
“Kata beliau (Pak Alamsyah), karena anak itu ngak mau tinggal, biarlah beliau bawa ke rumahnya di dekat Polsek Peukan Bada. Sekiranya ada orang tua si anak yang datang mencarinya, bisa menghubungi nomor Hp pak Alamasyah.

Pak Alamsyah itu ikut meninggalkan nomor Hp-nya kalau ada yang mencari anak itu,” sebut Elfutri mengutip pengakuan Alamsyah saat itu. Baca: Dikaruniai Anak Kembar, Doa dan Harapan Ustaz Solmed Terungkap Lewat Nama Kedua Buah Hatinya
Dijemput Keluarga
Belakangan, informasi yang diperoleh Serambinews.com dari relawan RAPI, anak laki-laki itu telah dijemput oleh orang tuanya, di rumah Alamsyah Hasyim, pembabat rumput, sang penemu bocah laki-laki tersebut.
Karena informasi penemuan anak itu dengan cepat beredar dari grup WhatsApp dan media sosial. Sehingga kemugkinan informasi tersebut juga sampai kepada orang tua anak tersbeut.(*) Tags.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *