Catat, Ini Agenda Ramadhan di Istiqlal dan Sunda Kelapa

Catat, Ini Agenda Ramadhan di Istiqlal dan Sunda Kelapa Rabu 16 May 2018 14:03 WIB Rep: mgrol104/ Red: Agung Sasongko Foto: Republika/Wihdan Hidayat Sejumlah kegiatan khusus disiapkan dua masjid tersebut. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -– Sejumlah masjid di Jakarta tengah bersiap menyambut Ramadhan. Beragam agenda disiapkan. Di Masjid Istiqlal Jakarta dan Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta misalnya,…

Catat, Ini Agenda Ramadhan di Istiqlal dan Sunda Kelapa
Rabu 16 May 2018 14:03 WIB
Rep: mgrol104/ Red: Agung Sasongko Foto: Republika/Wihdan Hidayat Sejumlah kegiatan khusus disiapkan dua masjid tersebut.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -– Sejumlah masjid di Jakarta tengah bersiap menyambut Ramadhan.

Beragam agenda disiapkan.

Di Masjid Istiqlal Jakarta dan Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta misalnya, menyiapkan agenda yang menuntun umat Islam lebih dekat dengan Sang Maha Pencipta.
Masjid Istiqlal menyiapkan sejumlah agenda, seperti Istiqlal Berbuka Puasa, yakni kegiatan amaliyah Ramadhan yang dilakukan pengurus masjid dengan menyiapkan takji untuk 4000 jamaah setiap harinya. Sebelum berbuka puasa, jamaah akan disuguhkan lantunan shalawat, tahmid, tahlil, istighfar dan takbir sera nasehat agama oleh ustaz yang berpengalaman.

“Tahun ini, jamaah akan dipukau dengan tampilan Seni Budaya Islam yang menggetarkan hati,” demikian informasi yang dihimpun dari Panduan Amaliyah Ramadhan dan rincian Tugas Panitia Penyelenggara, Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI). Infografis
Untuk Istiqlal Bertarawih, pengurus akan akan melaksanakan dua gelombang Shalat Tarawih. Pertama, delapan rakaat dan selanjutnya 20 rakaat ditambah Witir. Jamaah dapat memilih salah satu gelombang tersebut. Masjid Istiqlal juga menggelar tadarus yang dilaksanakan setiap pukul 10 malam setiap harinya. Masjid Istiqlal menyiapkan Imam/Muadzin yang melantunkan ayat-ayat suci Alqur’an serta memandu kegiatan tadarus para jamaah.

Pada waktu Shubuh, Masjid Istiqlal akan menyiapkan ustadz dan mubaligh terkenal untuk mengisi kuliah subuh. Memasuki waktu Zhuhur digelar kegiatan dialog Zhuhur interaktif, di mana setelah kyia/ustaz memberikan pengantar, jamaah dapat menanyakan berbagai hal seputar materi yang dibahas.

Pada malam 17 Ramadhan 1439 H, digelar Istiqlal Bernuzulul Qur’an. Kegiatan ini untuk memperingati turunnya Al-Qur’an di muka bumi pada malam Lailatul Qadar, tepatnya pada 17 Ramadhan. Jamaah akan bersama-sama membaca dan memahami kitab suci Alqur’an.
(Baca: Puasa Lahir Batin )
Selanjutnya, ada Istiqlal Berqiyamul-lail.

Kegiatan ini merupakan kegiatan khusus dengan melaksanakan shala sunnah yang dilaksanakan pada pukul satu hingga tiga pagi. Istiqlal Pesantren Ramadhan adalah kegiatan yang diperuntukan bagi para siswa khususnya anak yatim selama tiga hari dalam bulan Ramadhan 1439 Hijriah.
Terakhir, Istiqlal Peduli Anak yatim. “Taukah kamu siapa pendusta agama itu? Mereka itulah yang menghardik (menyia-nyiakan) anak Yatim,” Q.

S Al-Ma’un. Masjid Isiqlal akan menyiapkan “Bingkisan Lebaran Anak Yatim,” untuk menggembirakan mereka saat bulan Ramadhan. Akan ada 1000 anak yatim yang menerima bingkisan tersebut.
Di Masjid Agung Sunda Kelapa, berbagai kegiatan diadakan demi memberikan pelayaan terbaik bagi jamaah yang ingin mengisi bulan suci dengan kegiatan positif.

Pengajian rutin yang diadakan setiap hari Senin hingga Jumat, mendatangkan guru-guru berpengalaman dengan materi yang berbeda-beda. Kegiatan kultum diadakan setelah Subuh, Zuhur dan Isya akan diisi oleh penceramah dari berbagai kalangan, seperti unsur pemerintahan, tokoh agama, hingga akademisi dari Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung maupun Universitas Islam Negeri.
H. Mulyadi selaku sekretaris pengurus mengatakan, akan ada 100 kali ceramah di bulan Ramadhan ini. “Ada Anies Baswedan dan Yusuf Kalla ada dalam daftar penceramah di Masjid Sunda Kelapa ini,” sambung Mulyadi.
“Kami memiliki enam hafiz sebagai imam masjid sdan nainya kami akan mendatangkan imam dari Timur Tengah juga. Ini akan menarik masyarakat agar mau datang ke masjid,” lanjut Mulyadi.

Komentar 0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *